Menyusui, Aku Pilih Tantangan Ini

Category : Seputar ASI, Sharing

Memberi ASI secara eksklusif adalah pilihan untuk saat ini dan banyak tantangannya, walaupun menyusui adalah hal yang lumrah dan bersifat alami dalam rangkaian kehamilan dan melahirkan, namun sekarang sudah langka dijumpai ibu yang memberi ASI sampai usia anaknya 2 tahun dibanding ibu yang memberi susu sapi bagi anaknya. Dari pengalaman pribadi, saya dulu berasumsi ASI dan formula sama baiknya, dan saling menggantikan (saat itu masih jaman ‘kegelapan’) dan anak pertama sukses jadi anak sapi sejak umur 3 bulan dengan hasil karies gigi depan. Beralih ke UHT di umur 3 tahun dengan transisi dimulai sejak umur 2,5 tahun.

Setelah anak kedua lahir, masih jaman kegelapan juga, gak serius untuk berjuang IMD jadi gak ada IMD-IMDan, masih berbekal susu sapi untuk bayi baru lahir. Mulai tahu tentang ASI eksklusif setelah membedah bukunya Dr. Sears, The Baby Book (bacanya pas si bayi tidur, untung masih sempet baca kalo gak bisa baby blues deh) dan makin komplit setelah kenal AIMI (browsing internet saat bayi tidur juga). Dalam hal ini terimakasih spesial untuk ART, kalo gak mana sempet saya baca buku atau browsing :)). Untung gak terlambat kenal sama topik ASIX, saat itu masih dalam rangka cuti melahirkan, jadi masih ada waktu buat persiapan dan belajar perah ASI dan belajar buat stok ASI perah. Beberapa fakta yang terjadi pada saya :

  1. Produksi ASI saya bukan kategori berlimpah ruah, Continue Reading

Kehebatan ASI

Category : Info, Seputar ASI

ASI, apa yang terpikir kalo ada orang yang nyebut kata-kata ini? Aku sendiri saat ini sedang berjuang untuk ngasih ASI eksklusif 6 bulan buat Ravee dan bercita-cita untuk bisa terus ngasih ASI sampai umur Ravee 2 tahun. Semoga berhasil, cayo.

Berikut ini ada artikel bagus banget yang ditulis oleh Dr. Utami Rusli yang dimuat di Kompas.com yang bisa jadi tambahan info buat yang mau berjuang untuk ASI karena ASI adalah yang terbaik yang dibuat oleh Allah untuk anak-anak kita.

ASI, 20 kali Lebih Hebat

Pemberian ASI secara eksklusif dan optimal akan membuat bayi tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Bagaimana tidak? ASI mengandung 200 zat gizi dan memberikan kekebalan buat bayi 20 kali lipat.

Menurut Dr. Utami Rusli, Sp.A. MBA IBCLC, spesialis anak di RS St. Carolus Jakarta, di dalam ASI terkandung lebih dari 200 unsur zat yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi. Zat-zat itu antara lain putih telur, lemak, protein, karbohidrat, vitamin, mineral, hormon pertumbuhan, berbagai enzim, zat kekebalan, dan lain-lain.

Sayang sekali masih banyak orang yang tidak paham betul bahwa ASI memiliki nilai yang tiada tandingannya dibandingkan dengan susu formula Continue Reading

Bayi Kuning dan ASI

Category : Perawatan Bayi, Seputar ASI

Bayi kuning, atau jaundice seringkali dihubungkan dengan kurangnya jumlah ASI yang diproduksi oleh ibu sehingga berpengaruh pada kurangnya asupan makanan yang diterima bayi. Hal ini ada benarnya, tapi jika kondisi ini kita alami apakah harus panik dan kemudian menyelesaikan masalah dengan mengalihkan ASI ke susu formula? Jangan sampai itu terjadi!

Kaitan antara jaundice dan ASI ada dua macam yaitu :

  1. Breasfeeding jaundice : berkaitan dengan proses menyusu dan menyusui misalnya jumlah susu tidak cukup. Kasus seperti ini terjadi pada 5-10% bayi baru lahir yang terjadi pada minggu pertama kelahiran dan bayi tidak memperoleh cukup ASI. Penanganan yang benar adalah berikan ASI minimal 8-12 kali sehari tapi JANGAN berikan air putih apalagi air gula.
  2. Breastmilk jaundice : berkaitan dengan kondisi ASI misalnya ada kandungan lemak tertentu yang menimbulkan jaundice. Kasus seperti ini terjadi pada 1% bayi baru lahir yang terjadi dalam 4-7 hari setelah kelahiran karena terdapat satu zat dalam ASI yang menghambat pengolahan bilirubin di organ hati. Jaundice akan menghilang seiring dengan makin matangnya fungsi organ hati bayi pada usia 3-10 minggu. Dengan kondisi inipun JANGAN stop ASI, tetap berikan ASI karena max 10 minggu jaundice pun akan hilang dengan sendirinya.

Memang adakalanya saat DSA memilihkan fototerapi, pemberian ASI dihentikan SEMENTARA untuk memaksimalkan efek fototerapi, tapi moms.. setelah fototerapi selesai lanjutkan pemberian ASI ke bayi karena ASI adalah yang terbaik.

Satu lagi penyebab jaundice namun jarang ditemui adalah karena kelainan hati (Cholestatic jaundice) Continue Reading

Perawatan Bayi Kuning

Category : Perawatan Bayi, Seputar ASI

Setelah menulis mengenai perawatan bayi baru lahir, sekarang saya mau share tentang serba-serbi perawatan bayi kuning sesuai yang saya dapat setelah ikut di acara Pesat 10 yang lalu.

Bayi kuning, istilah yang kita pakai sehari-hari, Jaundice, istilah medisnya, merupakan suati kondisi dimana bayi tampak kuning karena terjadi peningkatan kadar bilirubin (dokter biasanya memakai istilah ‘zat kuning’ untuk pasien awam) di dalam darah.
Bilirubin sendiri merupakan produk buangan (zat sampah) dari sel darah merah yang sudah mati. Bilirubin seharusnya segera dikeluarkan dari dalam tubuh dan organ yang bertugas adalah organ HATI namun karena organ HATI bayi belum matang maka bilirubin tidak dapat dikeluarkan dan tetap berada dalam darah dan ikut terdistribusi di dalam tubuh. Perlu dua minggu bagi organ HATI untuk menjadi matang dan dapat menjalankan fungsinya secara sempurna.

Adapun tanda-tanda yang dapat kita amati pada bayi adalah :

  • kuning di kulit dan mata bayi
  • bayi terkadang tampak tidak sehat : menyusu tidak kuat, merintih, lunglai, tidak responsif
  • kuning pertama kali tampak di wajah, selanjutnya di dada, perut, juga bisa kaki
  • di bawah cahaya matahari, jika kening atau puncak hidung kita tekan akan tampak kuning, sekaligus periksa putihnya bola mata
  • tampak pada hari ke-2 dan 3 setelah bayi lahir

Jaundice ada dua macam yaitu FISIOLOGIS yang bersifat NORMAL, TIDAK BERBAHAYA, Continue Reading