Perawatan Bayi Baru Lahir

Category : Perawatan Bayi, Seputar ASI

Selamat buat para orang tua baru, akhirnya bayi yang dinanti selama 9 bulan di dalam rahim hadir di dunia.

Sebagai orang tua yang sedang berbahagia, tentu ada juga sedikit atau banyak kepanikan dalam merawat si buah hati, terutama jika ini adalah the first time alias anak pertama. Sebagai ortu baru wajar jika merasa belum banyak pengetahuan dan pengalaman dalam merawat bayi, ditambah lagi mitos-mitos yang sangat banyak tentang serba-serbi perawatan bayi (dan mitos-mitos ini diperkuat oleh orang tua kita alias kakek-nenek si bayi) yang makin bikin nervous dan gak pede abis…
Saya sendiri juga mengalaminya, dua kali melahirkan dua kali juga masih banyak keliru-keliru yang karena gak punya alasan kuat buat menolaknya harus diterapkan dalam perawatan bayi kami yang baru lahir.

Coba lihat list berikut mengenai hal-hal yang keliru dalam penanganan dan perawatan bayi baru lahir :

  1. Bayi lahir mengisap-isap katanya karena trauma, padahal bukan, ini adalah refleks bayi dan insting mempertahankan hidup
  2. Bayi yang lahir vakum tidak boleh diangkat, waaah kasian bayinya dong masak gak didekap dan dipeluk padahal baru lahir, susah lagi lahirnya sampe kudu divakum.
  3. Bayi kuning gak boleh imunisasi dulu (ini saya alami sendiri) kata dokter, gpp kok kalo tetep imunisasi sesuai jadwal, imunisasi akan tetap bekerja efektif.
  4. Bayi diberi cairan prelaktal/formula/dekstrosa sebelum ASI si ibu keluar, jangan mau ya moms, bayi tahan kok kalo harus puasa 48 jam buat nunggu minum ASI ibunya, memang berat badan bisa turun, tapi penurunan max 10% adalah wajar.
  5. Tali pusar dibungkus, saya sendiri belum pernah denger alasannya tapi ada yang mempraktekkan, Continue Reading