Setelah menulis mengenai perawatan bayi baru lahir, sekarang saya mau share tentang serba-serbi perawatan bayi kuning sesuai yang saya dapat setelah ikut di acara Pesat 10 yang lalu.
Bayi kuning, istilah yang kita pakai sehari-hari, Jaundice, istilah medisnya, merupakan suati kondisi dimana bayi tampak kuning karena terjadi peningkatan kadar bilirubin (dokter biasanya memakai istilah ‘zat kuning’ untuk pasien awam) di dalam darah.
Bilirubin sendiri merupakan produk buangan (zat sampah) dari sel darah merah yang sudah mati. Bilirubin seharusnya segera dikeluarkan dari dalam tubuh dan organ yang bertugas adalah organ HATI namun karena organ HATI bayi belum matang maka bilirubin tidak dapat dikeluarkan dan tetap berada dalam darah dan ikut terdistribusi di dalam tubuh. Perlu dua minggu bagi organ HATI untuk menjadi matang dan dapat menjalankan fungsinya secara sempurna.
Adapun tanda-tanda yang dapat kita amati pada bayi adalah :
- kuning di kulit dan mata bayi
- bayi terkadang tampak tidak sehat : menyusu tidak kuat, merintih, lunglai, tidak responsif
- kuning pertama kali tampak di wajah, selanjutnya di dada, perut, juga bisa kaki
- di bawah cahaya matahari, jika kening atau puncak hidung kita tekan akan tampak kuning, sekaligus periksa putihnya bola mata
- tampak pada hari ke-2 dan 3 setelah bayi lahir
Jaundice ada dua macam yaitu FISIOLOGIS yang bersifat NORMAL, TIDAK BERBAHAYA, Continue Reading






